Puluhan Warga Lebak Tertipu Paket Umrah Murah, Travel Bodong Dapet Cuan Capai Ratusan Juta

Jumat, 17 April 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUANGBANTEN.COM, Lebak – Puluhan warga di Kabupaten Lebak, Banten, dilaporkan menjadi korban dugaan penipuan berkedok promo umrah murah. Mereka gagal berangkat ke Tanah Suci meski telah menyetorkan uang kepada agen travel yang kini diduga menghilang tanpa tanggung jawab.

 

Sedikitnya 35 jemaah tercatat mengalami kerugian dengan total mencapai sekitar Rp728 juta melalui Omsu Travel yang dipimpin pria berinisial OS. Travel tersebut juga diduga tidak memiliki izin resmi.

 

Jumlah korban diperkirakan terus bertambah. Secara keseluruhan, korban diduga mencapai lebih dari 200 orang yang tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Cimarga, Bojong Manik, Gunung Kencana, dan sekitarnya.

 

Modus yang digunakan pelaku yakni menawarkan paket umrah dengan harga jauh di bawah standar, berkisar Rp20 juta hingga Rp30 juta per orang.

 

Tawaran tersebut disebarkan melalui jaringan tokoh masyarakat atau perantara yang kemudian menghimpun calon jemaah.

 

Para korban awalnya dijanjikan berangkat pada November 2025. Namun jadwal itu terus mengalami penundaan hingga Januari 2026 tanpa kejelasan.

 

Salah satu korban berinisial D mengaku telah menyetor Rp23 juta untuk dirinya dan Rp20 juta untuk istrinya, dengan jadwal keberangkatan 27 Januari 2026. Namun hingga kini, keberangkatan tersebut tidak pernah terwujud.

 

“Awalnya komunikasi masih lancar. Tapi setelah lewat jadwal, pihak travel sulit dihubungi, bahkan hilang kontak,” ujar D saat dikonfirmasi, Jumat (17/4/2026).

 

Upaya penyelesaian sempat difasilitasi melalui pertemuan di Polsek Gunung Kencana. Dalam pertemuan tersebut, terduga pelaku yang dikenal dengan nama Om Pel didampingi kuasa hukum mengaku tidak sanggup memberangkatkan jemaah dan berjanji akan mengembalikan uang paling lambat 31 Maret 2026.

 

Namun hingga tenggat waktu terlewati, janji tersebut tidak dipenuhi dan keberadaan pelaku tidak diketahui. Para korban berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas.

 

“Harapan dari kami dari pihak korban itu ada titik terangnya dari pelakunya. Jadi harapan dari para korban tetap berangkat,” ujarnya.

 

Informasi yang beredar di antara jemaah menyebutkan dana yang terkumpul diduga digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk pembangunan properti.

 

Kasus ini juga ikut menyeret para perantara yang sebelumnya dipercaya masyarakat. Sejumlah perantara bahkan mendapat tekanan dari jemaah karena dianggap turut bertanggung jawab, meski mereka juga mengaku sebagai korban.

 

Para perantara diketahui telah melayangkan laporan pengaduan ke Polres Lebak pada 24 Januari 2025. Namun hingga kini, perkembangan laporan tersebut belum diketahui.

 

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya mengonfirmasi kepada pihak terkait, termasuk kepolisian, untuk memastikan perkembangan penanganan kasus tersebut.

 

Berita Terkait

Mudahkan Nilai Kinerja ASN, Pemkab Serang Terapkan Manajemen Talenta
Bupati Serang Ratu Zakiyah Paparkan Enam Program Prioritas, Ini Rinciannya
Konflik Timur Tengah Picu Ancaman Inflasi, Pemkot Tangsel Genjot Belanja Daerah Pasca Lebaran
Arus Mudik Tol Tangerang-Merak Tembus 1,78 Juta Kendaraan
Remisi Lebaran Jadi Harapan Baru, 537 Napi Lapas Serang Didorong Berubah
Puncak Mudik Terlewati, Sekda Serang Pastikan Kondisi Lalu Lintas Mulai Landai
Pemkab Serang Pastikan Mudik Aman, Wabup Cek Pos Pam di Cinangka dan Anyer
Bupati Serang Ajak MUI Edukasi Generasi Muda Tangkal Dampak Negatif Medsos
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 11:05 WIB

Puluhan Warga Lebak Tertipu Paket Umrah Murah, Travel Bodong Dapet Cuan Capai Ratusan Juta

Jumat, 10 April 2026 - 03:36 WIB

Mudahkan Nilai Kinerja ASN, Pemkab Serang Terapkan Manajemen Talenta

Jumat, 3 April 2026 - 05:29 WIB

Bupati Serang Ratu Zakiyah Paparkan Enam Program Prioritas, Ini Rinciannya

Kamis, 26 Maret 2026 - 05:29 WIB

Konflik Timur Tengah Picu Ancaman Inflasi, Pemkot Tangsel Genjot Belanja Daerah Pasca Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 07:42 WIB

Remisi Lebaran Jadi Harapan Baru, 537 Napi Lapas Serang Didorong Berubah

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Remaja di Kota Tangerang Diperas, Pelaku Menyamar Jadi Polisi & Wartawan

Kamis, 26 Mar 2026 - 05:38 WIB