RUANGBANTEN.COM, Pandeglang – Universitas Pamulang (Unpam) Kampus Serang melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) menggelar sosialisasi penerapan sistem absensi digital bagi tenaga pendidik di SMK Darma Nusantara, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang. Senin (1/6/26)
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan kehadiran guru dan tenaga kependidikan.
Ketua Pelaksana PKM, M. Sugandi, menjelaskan bahwa penggunaan sistem absensi berbasis digital dapat membantu sekolah memperoleh data kehadiran yang lebih akurat dan mudah dipantau.
Menurutnya, penerapan teknologi tersebut juga berkontribusi dalam membangun budaya disiplin di kalangan tenaga pendidik.
“Melalui sistem digital, data kehadiran menjadi lebih akurat, transparan, dan mudah dipantau. Hal ini tentu berdampak positif terhadap peningkatan disiplin tenaga pendidik,” ujar Sugandi.
Ia menambahkan, kedisiplinan guru menjadi faktor penting dalam proses pendidikan karena perilaku tenaga pendidik sering kali menjadi contoh bagi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
“Peserta didik cenderung mencontoh perilaku yang mereka lihat setiap hari. Oleh karena itu, guru harus menjadi contoh dalam hal kedisiplinan, termasuk dalam kehadiran dan ketepatan waktu,” katanya.
Dosen Pembimbing PKM, Rustandi, mengatakan digitalisasi administrasi sekolah merupakan kebutuhan yang harus direspons oleh lembaga pendidikan.
Selain mempermudah pengelolaan data, sistem digital dinilai mampu menciptakan tata kelola yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
“Pemanfaatan teknologi dalam administrasi sekolah bukan hanya soal mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga bagaimana menciptakan sistem yang lebih efektif dan dapat dipertanggungjawabkan. Kehadiran yang tercatat secara digital akan memudahkan evaluasi serta pengambilan keputusan di lingkungan sekolah,” tutur Rustandi.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan berbagai metode absensi digital yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan sekolah, mulai dari sistem fingerprint, face recognition, hingga aplikasi berbasis telepon seluler.
Materi yang disampaikan mendapat respons positif dari para peserta karena dinilai relevan dengan kebutuhan sekolah di era digital.
Kepala SMK Darma Nusantara, Neneng Omsiah, berharap sosialisasi tersebut dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat pemanfaatan teknologi di lingkungan sekolah, khususnya dalam meningkatkan kualitas manajemen dan kedisiplinan tenaga pendidik.
“Absensi digital dapat memberikan kemudahan dalam pemantauan kehadiran guru maupun tenaga kependidikan. Data yang diperoleh juga lebih cepat dan akurat dibandingkan sistem manual,” ujar Neneng.







