RUANGBANTEN.COM, Tangerang – Pendekatan pembinaan berbasis keagamaan terus diperkuat di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang sebagai bagian dari upaya membentuk kembali mental dan perilaku warga binaan. Salah satu program yang dijalankan yakni Safari Dakwah bersama Habib Ahmad Alhabsyi dan Komunitas Riau Indonesia Mengaji (KARIM), Jumat (15/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti ratusan warga binaan dan difokuskan pada penguatan spiritual selama menjalani masa pidana. Pembinaan melalui pendekatan agama dinilai penting untuk membantu warga binaan menjaga kondisi psikologis sekaligus membangun kesiapan kembali ke masyarakat.
Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Mohamad Fadil, mengatakan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada pengawasan dan kedisiplinan, tetapi juga membangun kesadaran diri warga binaan.
“Kegiatan pengajian semacam ini sangat penting kita adakan sebagai wahana silaturahmi guna menyegarkan semangat keagamaan kita dan menyuburkan keimanan agar kita dapat menjalani hidup dan kehidupan ini pada jalan yang benar dan diridhoi Allah SWT,” ujar Mohamad Fadil.
Dalam tausiyahnya, Habib Ahmad Alhabsyi mengingatkan warga binaan agar menjadikan masa pembinaan sebagai momentum memperbaiki diri dan membangun kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti.
Sejumlah warga binaan tampak mengikuti kegiatan dengan penuh penghayatan. Pihak lapas menilai keterlibatan tokoh agama dalam proses pembinaan menjadi salah satu bentuk dukungan moral yang dibutuhkan warga binaan selama menjalani masa hukuman.
“Pembinaan kerohanian menjadi salah satu upaya untuk membangun kembali kepercayaan diri dan semangat warga binaan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti,” kata Fadil.







