Peduli Dampak Abu Vulkanik, SIBERNET Foundation Bagikan Masker ke Warga Pasar

Senin, 7 September 2026 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUANGBANTEN.COM, Pandeglang -SIBERNET Foundation bersama tokoh Pemuda, Dede Surnata, menyelenggarakan aksi kemanusiaan dengan membagikan sebanyak 1.000 masker gratis kepada warga di kawasan Pasar Panimbang, Kabupaten Pandeglang. Aksi sosial ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk melindungi kesehatan masyarakat dari dampak sebaran abu vulkanik yang melanda wilayah tersebut.

 

Kegiatan ini menyasar langsung masyarakat yang tetap harus beraktivitas di area terbuka, seperti para pedagang pasar, pengunjung, pengendara, serta warga sekitar. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat meminimalisasi risiko penularan gangguan pernapasan akibat paparan material debu vulkanik.

 

Pemilihan kawasan Pasar Panimbang sebagai titik fokus pembagian masker didasari atas pertimbangan mobilitas warga. Sebagai pusat perputaran ekonomi di Kecamatan Panimbang, pasar ini senantiasa ramai dikunjungi oleh warga dari berbagai wilayah setiap harinya.

 

Tingginya aktivitas masyarakat di area terbuka tersebut membuat warga menjadi kelompok yang paling rentan terpapar polusi udara akibat material vulkanik.

 

Tokoh Pemuda Panimbang, Dede Surnata, menjelaskan bahwa kegiatan yang diinisiasi bersama SIBERNET Foundation ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan aksi nyata kepedulian terhadap kondisi masyarakat di lapangan.

 

“Kami hadir bukan hanya untuk membagikan masker, tetapi ingin mengajak masyarakat agar bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan. Semoga bantuan sederhana ini dapat memberikan manfaat dan mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik,” ungkap Dede di sela-sela kegiatan.

 

Dede juga menggarisbawahi bahwa penanganan dampak bencana memerlukan tindakan cepat tanpa harus menunda-nunda momentum, terutama ketika menyangkut kesehatan fisik masyarakat luas.

 

“Kemanusiaan tidak menunggu keadaan membaik. Justru dalam situasi seperti inilah kepedulian harus hadir dan bergerak bersama,” tegas Dede menambahkan.

 

Aksi pembagian 1.000 masker ini juga berjalan dengan melibatkan peran aktif dari pihak Puskesmas Panimbang. Kehadiran instansi kesehatan setempat di lapangan difokuskan untuk memberikan edukasi secara langsung kepada para warga mengenai pentingnya menjaga kesehatan tubuh serta tata cara penggunaan masker yang benar di luar ruangan.

 

Puskesmas Pandeglang memanfaatkan momentum ini untuk mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap potensi penyakit saluran pernapasan akut akibat debu vulkanik yang terbawa angin.

 

Melalui pendekatan normatif dan persuasif ini, diharapkan masyarakat tidak abai terhadap kelestarian proteksi diri selama kondisi udara di wilayah Pandeglang belum sepenuhnya pulih.

 

Sinergi antara sektor swasta melalui SIBERNET Foundation, tokoh masyarakat, dan fasilitas kesehatan ini menjadi cerminan bahwa koordinasi berbagai elemen sosial sangat dibutuhkan dalam mengantisipasi dampak kebencanaan secara efektif di tingkat tapak.

 

Aksi sosial yang mengusung slogan SIBERNET Foundation Bersama Masyarakat, Peduli Sesama di Tengah Bencana ini mendapatkan respons yang sangat baik dari para pedagang dan pengunjung pasar.

 

Warga menyambut positif pembagian masker ini sebagai bentuk perlindungan yang sangat mereka butuhkan untuk menunjang aktivitas keseharian.

 

Melalui penyelenggaraan kegiatan preventif tersebut, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat di Kabupaten Pandeglang, khususnya di wilayah Panimbang, dapat semakin meningkat.

 

Penggunaan masker diharapkan menjadi kebiasaan proteksi mandiri yang terus diterapkan oleh warga guna menjaga kesehatan diri sendiri beserta keluarga tercinta selama masa tanggap dampak abu vulkanik berlangsung.

Berita Terkait

Kerja Formal Bukan Halangan, Forum IKM Pandeglang Bidik Sektor UMKM
Samsat Cikokol Terus Pacu Penerimaan Pajak Alat Berat Lewat Strategi Jemput Bola
KDMP Kiara Payung Tegaskan Pengelolaan Mobil Operasional Tetap Berorientasi pada Kepentingan Koperasi dan Masyarakat
Pimpinan DPRD Pandeglang Kunjungi Rumah Kemasan, Pengelola Sampaikan Tiga Aspirasi Pengembangan Fasilitas
Akses Modal hingga Teknologi Jadi Kendala UMKM Pandeglang, Ini Catatan Dede Surnata
Program Sekolah Gratis Berdampak Positif, Rata-rata Lama Sekolah di Banten Tembus 9,56 Tahun
Dilaporkan ke Kejari, Pengelolaan TPS Jurumudi Diduga Sarat Pungli dan Indikasi Korupsi
Unpam Serang Dorong Digitalisasi Kehadiran Guru di SMK Darma Nusantara Pandeglang
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 03:13 WIB

Kerja Formal Bukan Halangan, Forum IKM Pandeglang Bidik Sektor UMKM

Senin, 7 September 2026 - 12:03 WIB

Peduli Dampak Abu Vulkanik, SIBERNET Foundation Bagikan Masker ke Warga Pasar

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Samsat Cikokol Terus Pacu Penerimaan Pajak Alat Berat Lewat Strategi Jemput Bola

Kamis, 30 Juli 2026 - 03:31 WIB

KDMP Kiara Payung Tegaskan Pengelolaan Mobil Operasional Tetap Berorientasi pada Kepentingan Koperasi dan Masyarakat

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:44 WIB

Akses Modal hingga Teknologi Jadi Kendala UMKM Pandeglang, Ini Catatan Dede Surnata

Berita Terbaru